Curiosity beroperasi menggunakan daya nuklir. Ukurannya sebesar robot berukuran kecil dan dilengkapi dengan perangkat penelitian canggih.
Daya nuklir membuatnya mampu beroperasi lama. Dengan teknologi canggih yang dibenamkan di dalamnya, Curiosity berukuran sekitar lima kali lebih berat dari robot NASA sebelumnya yang dikirim ke Mars.
Ya, berat robot ini di kisaran 1 ton sehingga saat pendaratannya di Mars menjadi yang paling mendebarkan. Robot ini dibawa dengan sebuah roket
Begitu mendekati permukaaan Mars, roket akan menurunkan Curiosty dengan semacam tali. Begitu memastikan si robot mendarat dengan selamat, modul itu akan terbang dan meninggalkan Curiosity sendirian di Mars. Untunglah pendaratannya mulus sesuai rencana.
Robot ini punya tangan elektronik dengan bor, laser dan laboratorium untuk mencium jika ada unsur-unsur pembangun kehidupan di Mars. Curiosity mampu pula mendeteksi radiasi Mars dengan akurat.
Level radiasi yang diukur Curiosity akan dianalisis oleh NASA. Ini untuk menentukan seperti apa lingkungan yang akan dihadapi astronot jika suatu saat mereka mendarat di sana.
TEKNOLOGI 2012
Senin, 06 Agustus 2012
Kamis, 12 Juli 2012
Ingin Naik Pesawat ke Luar Angkasa? Bayar Dulu Rp 1,8 Miliar
Farnborough - Lupakan soal persaingan Airbus dan Boeing. Ada yang lebih mencuri perhatian di Farnborough Airshow di Inggris. Tak lain pesawat wisata angkasa yang dibesut Virgin Galactic milik miliuner Inggris Sir Richard Branson.
Pengamatan detikFinance yang berkesempatan berkunjung ke Farnborough pada 10-12 Juli 2012, pesawat 'aneh' itu mengundang banyak perhatian publik. Apalagi sang miliuner sempat datang ke lokasi pesawat pada 11 Juli.
Pesawat yang nangkring di arena Airshow ini banyak diabadikan gambarnya oleh para pengunjung. Bukan apa-apa, selain bentuknya yang agak aneh, pesawat ini juga memiliki tampilan yang unik.
Kebetulan pengunjung diberi kesempatan untuk mendekati pesawat itu. Tak heran kalau jeprat-jepret mengabadikan gambar, bergaya di pesawat yang ongkos naiknya mahal itu pun menjadi favorit. Minimal kalau tidak bisa naik pesawat ke luar angkasa, ya paling tidak bisa bergaya di dekat pesawat.
Branson pernah berucap, kalau pesawat yang akan membawa manusia ke luar angkasa itu bertarif US$ 200 ribu atau sekitar Rp 1,8 miliar. Sudah ada sekitar 500-an orang yang memesan tiket perjalanan ke luar angkasa itu. Anda tertarik membeli tiket?
(ndr/ang)
Langganan:
Postingan (Atom)

